Lord Rangga Disebut Sempat Kecapekan Sebelum Meninggal, Ada Hubungannya dengan Kematian?

Pradita Ananda, Jurnalis
Rabu 07 Desember 2022 16:35 WIB
Lord Rangga, (Foto: Dok/Okezone)
Share :

Studi penelitian sendiri, disebutkan lebih lanjut mengamati sekitar 3.000 orang peserta, mulai dari usia 60 hingga 108 tahun, yang berpartisipasi dalam Long Life Family Study. Studi internasional ini mengikuti anggota keluarga dari dua generasi dengan usia rata-rata peserta yang terlibat adalah 73,5 tahun, dengan demografi ebih dari separuh peserta adalah wanita dan 99,5 persen berkulit putih.

Peserta melaporkan rasa kelelahan yang dialami setelah melakukan aktivitas tertentu, dimulai dari skala 0 (tidak ada kelelahan) hingga 5 (kelelahan ekstrim). Kuesioner dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kelelahan fisik yang dirasakan lebih besar.

Dari pengumpulan data selesai pada akhir tahun 2019 tersebut, tim peneliti kemudian memperhitungkan faktor-faktor yang mungkin memengaruhi kematian, termasuk depresi dan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Orang berusia dewasa lebih tua yang memiliki skor tertinggi pada Pittsburgh Fatigability Scale (PFS), dikatakan dua kali lebih mungkin meninggal dalam 2,7 tahun berikutnya dibandingkan dengan kelompok orang yang mendapat skor lebih rendah.

 BACA JUGA:Hamil Anak Perempuan, Tasya Kamila Ngidam Makanan Manis hingga Gampang Capek

BACA JUGA:Seksolog: Malam Pertama Gak Usah Aneh-Aneh, Kalau Mau Pakai Sex Toy yang Aman

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya