Kendatinya, ia mengingatkan bahwa HIV telah ada obatnya sejak 2004. Sehingga penderitanya bisa mendapatkan pengobatan, meskipun minum obat seumur hidup.
"Sayangnya itu belum bisa dilakukan atau diimplementasikan ke seluruh penderita HIV jadi baru beberapa kasus saja yang dilaporkan, tapi obat ini sudah ada," jelasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)