Dimulai dari memastikan bahwa setiap orang terlayani dengan baik, meningkatkan ketersediaan, kualitas, dan penerimaan layanan untuk pengobatan, tes, dan pencegahan HIV dan AIDS.
Tak hanya itu, tapi juga melawan prasangka dan pengucilan yang dialami oleh orang-orang yang positif HIV, sehingga memastikan bahwa pengidap AIDS dihormati dan diterima seperti masyarakat lain pada umumnya.
BACA JUGA:Pengidap HIV Sudah Pasti Kena AIDS? Dokter Gia Pratama: Belum Tentu
BACA JUGA: Memprihatinkan, Baru 28% Penderita HIV yang Menerima Pengobatan ARV
(Rizky Pradita Ananda)