Kemenparekraf dan Kemenkes Kolaborasi Wujudkan Bali Jadi Destinasi Wisata Kebugaran

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Senin 28 November 2022 20:36 WIB
Tanah Lot di Bali (Foto: balihellotravel)
Share :

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini terus gencar mendorong pembangunan destinasi wisata kebugaran dan kesehatan atau wellness and health tourism di Bali, melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Solahuddin Uno mengatakan, tak hanya sebatas memiliki potensi yang besar dari segi pariwisata, menurutnya Bali juga memiliki potensi wellness and health tourism yang sangat besar.

“Health tourism ini sangat besar potensinya, dan Bali sekarang diproyeksikan untuk menjadi destinasi unggulan untuk health tourism. Kami secara over all mempersiapkan destinasi pariwisata kesehatan dengan logo branding Indonesia health tourism,” ujar Sandi, dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (28/11/2022).

 BACA JUGA:Sandiaga: Kita Mendorong Kebaya Diakui UNESCO Sebagai Warisan Budaya Milik Indonesia

“Di forum B20 rencana pengembangan Bali sebagai destinasi berbasis kesehatan telah disosialisasikan dengan beberapa unggulan. Dan Kemenparekraf terus berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, dan kementerian lembaga lainnya,” imbuhnya.

 

Sandi mengungkapkan, untuk merealisasikan wellness and health tourism di Bali, sejauh ini terdapat beberapa fasilitas kesehatan, termasuk beberapa rumah sakit di Bali yang akan dikembangkan.

 BACA JUGA:Bantu Korban Gempa, Kemenparekraf Turunkan Tim Manejeman Krisis Kepariwisataan ke Cianjur

Bahkan, Indonesia berencana turut menggandeng institusi internasional dari beberapa negara yang memiliki bidang kesehatan yang maju, beberapa diantaranya yakni Mayo Clinic dan John Hopkins University.

“Ada beberapa fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit yang akan dikembangkan. Bekerja sama dengan institusi-institusi internasional dari beberapa negara yang sudah maju dari bidang kesehatannya, salah satunya yang sering disebut adalah Mayo Clinic dan John Hopkins University,” ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya