“Destinasi di kampung wisata tersebut sudah dikunjungi wisatawan setiap hari dan ada juga kegiatan ekonomi di kawasan tersebut. Kampung wisata ini bisa menjadi contoh bagi kampung wisata lain,” katanya.
Saat ini 18 kampung wisata di Kota Yogyakarta juga sudah menetapkan potensi unggulan masing-masing, baik berupa atraksi budaya, potensi kuliner, fesyen, aktivitas wisata, hingga tempat wisata.
“Kami juga melakukan penguatan kelembagaan seluruh kampung wisata untuk mendukung upaya pengembangan kampung wisata. Perlu ada kolaborasi, interaksi, dan inovasi sehingga potensi wisata yang sudah tercipta bisa dijalankan secara berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta juga memberikan dukungan di antaranya pembangunan signage atau penanda dan penambahan street furniture di Kampung Wisata Gedongkiwo.
(Rizka Diputra)