Vaksin antibodi monoklonal ini juga boleh diterima kelompok normal. Prof Iris menjelaskan bahwa tidak ada masalah jika kelompok normal mau menerima vaksin pasif ini. Tapi, prioritas utama vaksin pasif diberikan untuk lansia dan kelompok rentan lainnya.
"Pada kelompok normal, tubuhnya masih cukup baik menghasilkan antibodi yang didapat dari vaksin aktif. Jadi, jumlah antibodinya cukup memberi perlindungan," ungkap Prof Iris.
"Beda dengan lansia dan kelompok rentan lainnya. Karena adanya masalah dalam proses pembentukan antibodi akibat sistem kekebalan yang tidak lagi prima, alhasil mereka butuh antibodi tambahan langsung dan itu bisa didapat dari vaksin antibodi monoklonal," tambahnya.
(Vivin Lizetha)