Apa Itu Sleep Paralysis yang Sempat Dialami Rudy Salam Sebelum Tutup Usia?

Pradita Ananda, Jurnalis
Jum'at 18 November 2022 15:00 WIB
Ilustrasi gangguan tidur, (Foto: Freepik)
Share :

Sleep paralysis atau kelumpuhan saat tidur, dilansir dari laman resmi National Health Service UK, Jumat (18/11/2022) adalah kondisi ketika seseorang tidak bisa bergerak atau berbicara saat bangun atau tertidur, ini terjadi ketika kita tidak bisa menggerakkan otot saat bangun atau tertidur karena dalam mode tidur tetapi otak Anda aktif.

Umumnya, kondisi seperti ini memang menakutkan tetapi tidak berbahaya dan kebanyakan orang akan mengalaminya hanya sekali atau dua kali dalam sepanjang hidupnya.

Saat kelumpuhan tidur ini terjadi, orang yang mengalaminya umumnya merasakan seperti terjaga (terbangun) dari tidurnya tapi tak dapat bergerak, berbicara atau membuka mata, merasa seperti ada orang di kamar, merasakan seperti ada sesuatu yang menekan tubuh Anda, takut, dan semua perasaan ini bisa bertahan hingga beberapa menit.

Sejauh ini, dikatakan masih belum valid penyebab kelumpuhan tidur bisa terjadi. Namun berbagai faktor, disebut terkait dengan kelumpuhan tidur.

Mulai dari insomnia, pola tidur yang terganggu – misalnya karena kerja shift atau mengalami jet lag, narkolepsi (kondisi jangka panjang yang menyebabkan seseorang tiba-tiba tertidur), gangguan stres pasca-trauma (PTSD), gangguan kecemasan, gangguan panik, dan memiliki riwayat keluarga dengan kelumpuhan tidur.

BACA JUGA:Bikin Tidur Lebih Baik hingga Kurangi Risiko Alzheimer, Manfaat Baca Buku untuk Kesehatan

BACA JUGA:Suka Tidur Pakai Bantal Guling, Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh!

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya