Himen merupakan membran tipis, seperti kulit, tidak berambut yang mengelilingi lubang vagina, yang dapat dilihat pada orifisum vagina saat vagina terbuka, mempunyai variasi ukuran, bentuk dan keberadaan.
Dalam artian, bahwa setiap perempuan mempunyai himen dengan berbagai bentuk ukuran dan tidak setiap perempuan mempunyai himen. Keberadaan himen sendiri diduga merupakan sisa dari pembentukan embrio yang seringkali hilang atau mengalami “perforasi” dalam masa kehamilan lima bulan atau sebelum bayi perempuan lahir.
1 dari 1000 bayi perempuan tidak mengalami “perforasi” dan utuh sampai dengan lahir, dan menutupi orifisium vagina yang merupakan kondisi anomali yang disebut himen imperforata.
(Vivin Lizetha)