KEMENTERIAN Kesehatan RI mencatat, per Kamis 17 November 2022, angka kasus positif harian Covid-19 mencapai 7.822 kasus. Kembali meroketnya kasus positif harian ini tidak boleh dianggap sebelah mata, dan dianggap jadi sesuatu hal yang biasa termasuk oleh masyarakat.
Selain penyebaran virus yang makin masif di tengah masyarakat, masyarakat mulai abai protokol kesehatan, dan virus penyebab infeksi Covid-19 yang masih ada. Meroketnya kasus baru positif Covid-19 ini juga menjadi alarm tanda peringatan bahaya.
Disampaikan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, Dicky Budiman melaporkan bahwa secara global bukan hanya varian XBB yang jadi ancaman sekarang, tapi juga dua varian lainnya, BQ.1 dan CH.1.1.
"Pada Oktober 2022 sudah ditemukan subvarian CH.1.1 yang memiliki kemampuan hampir setara dengan BQ.1," terang Dicky saat dihubungi oleh MNC Portal, Jumat (18/11/2022).
"Jadi, gelombang (baru) yang sedang dan akan terjadi ini merupakan akibat gabungan beberapa subvarian, selain BA.5 dan varian lain yang masih ada," tambahnya.