6 Tips Cegah Pneumonia pada Anak, Yuk Ayah dan Bunda Ingat Lagi!

Kiki Oktaliani, Jurnalis
Kamis 17 November 2022 12:30 WIB
cegah pneumonia pada anak, (Foto: Shutterstock)
Share :

PNEUMONIA atau radang paru-paru menjadi salah satu penyakit infeksi yang begitu familiar untuk masyarakat Indonesia.

Infeksi yang menimbulkan peradangan pada kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang dapat berisi cairan atau nanah ini, bukan hanya bisa menyerang orang dewasa muda atau lanjut usia di atas 65 tahun. Tapi juga jadi salah satu penyakit infeksi yang kerap bayi dan anak-anak.

Dalam kasusnya, radang paru- paru mudah menyerang bayi, balita, atau anak-anak dikarenakan tingkat kekebalan anak yang rendah terhadap faktor-faktor risiko. Mulai dari paparan asap rokok, asap atau debu di dalam rumah, masa ASI yang sedikit dan sebentar, kurang asupan gizi, imunisasi tak lengkap, berat lahir yang rendah, serta penyakit kronik dan lainnya.

Pneumonia sendiri disebabkan oleh virus seperti flu atau RSV (respiratory syncytial virus), yang disebut menjadi penyebab dari sebagian besar kasus pneumonia. Anak-anak dengan pneumonia yang disebabkan oleh virus biasanya memiliki gejala yang terjadi seiring berjalannya waktu dan cenderung ringan.

Meski terkadang bakteri juga bisa menyebabkan pneumonia, meski ini jarang terjadi. Saat terkena pneumonia karena bakteri yakni pneumonia pneumokokus, pneumonia mikoplasma, atau pertussis, anak biasanya lebih cepat drop kondisinya. Dimulai dengan demam tinggi mendadak, batuk, dan terkadang napas anak jadi cepat.

Mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati, begitu juga dengan pneumonia. Maka dari itu, para orang tua sebaiknya memahami betul bagaimana sih cara mencegah pneumonia pada anak. Ada enam cara yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan, sebagaimana dihimpun dari laman resmi Kementerian Kesehatan dan Kidshealth, Kamis (17/11/2022) berikut uraian singkatnya.

1. Masa ASI panjang: Berikan ASI eksklusif pada anak, sebisa mungkin hingga usia 6 bulan dan dilanjutkan menyusui ditambah MPASI selama 2 tahun

2. Hindari rokok: Cegah anak terpapar rokok dan polusi udara, baik itu ketika di dalam rumah atau pun di luar rumah.

3. Vaksin lengkap: Imunisasi sesuai jadwal, terutama imunisasi DTP-Hib, Pneumococcus Conjugated Vaccine (PCV), dan influenza . Memanfaatkan buku KIA untuk mendapatkan informasi kesehatan anak

4. PHBS: Terapkan perilaku hidup sehat dan bersih, jaga kebersihan antara lain dengan cuci tangan, membersihkan mainan apalagi mainan yang dipakai bersama), dan biasakan untuk tidak berbagi peralatan makan seperti gelas, sedotan, piring, dan sebagainya.

5. Cukupi gizi: Orang tua wajib berikan asupan nutrisi yang baik, cukup, serta sesuai dengan usia anak

6. Menghindari orang yang sedang sakit

Sebagai tambahan, selama pandemi Covid-19 seperti saat ini, orang tua dan anak biasakan juga selalu meningkatkan kewaspadaan dan disiplin melakukan protokol kesehatan 6M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi, serta melakukan vaksinasi sesuai anjuran dokter dan kebijakan pemerintah.

 BACA JUGA:4 Makanan untuk Mencegah Flu Saat Musim Hujan, Salah Satunya Apel

BACA JUGA:Nasi Shirataki Lagi Ngetren, Efektif Cegah Diabetes?

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya