ADA satu kepercayaan di masyarakat bahwa sperma wajib dikeluarkan 3 sampai 4 kali dalam seminggu demi mencegah kanker prostat. Benarkah kepercayaan tersebut?
Ahli Kesehatan Profesor Zubairi Djoerban menanggapi hal tersebut. Ia coba menjelaskan fakta sesungguhnya di balik kepercayaan sperma wajib dikeluarkan supaya mencegah kanker prostat.
Menurutnya, sperma memang sebaiknya dikeluarkan setiap bulannya. Ini pun ada kaitannya dengan mencegah risiko kanker prostat.
"Ejakulasi 20 kali dalam sebulan itu mengurangi risiko kanker prostat hingga 20 persen. Ini berdasarkan penelitian 2016 pada pria berusia 20-40 tahun," terang Prof Beri, sapaan akrabnya, dikutip MNC Portal dari unggahan Twitternya, Rabu (16/11/2022).
"Jadi, risiko pria yang ejakulasi 20 kali dalam sebulan untuk mendapatkan kanker prostat lebih rendah 20 persen ketimbang yang ejakulasi 4-7 kali sebulan," tambahnya.
Dari paparan tersebut, Anda mungkin kaget sekaligus tak percaya, bagaimana ejakulasi yang teramat sering dalam sebulan itu malah menjaga kesehatan prostat. Tapi, Prof Beri punya penjelasan ilmiah untuk menjawab pertanyaan tersebut.
"Seringnya ejakulasi memang memungkinkan proteksi terhadap kanker prostat, karena ejakulasi bisa membersihkan saluran dari zat yang berpotensi (menyebabkan) kanker," katanya.