Pelaku Pariwisata dan Traveler Diminta Waspada Omicron XBB, Kedepankan Prokes CHSE!

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 15 November 2022 20:13 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) agar waspada terhadap peningkatan kasus Covid-19 varian baru Omicron XBB di Indonesia.

Sandiaga pun mengingatkan kepada para traveler atau wisatawan, agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan serta CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability).

 BACA JUGA:2 Maskapai RI Terburuk di Dunia, Sandiaga: Ini PR Buat Kita Semua

"Hati-hati untuk para traveler, agar terus mengedepankan protokol kesehatan CHSE dan penyebaran sub varian XBB," katanya Sandiaga dalam Weekly Press Brief With Sandiaga Uno secara virtual, Selasa (15/11/2022).

 

Sandiaga menegaskan, adanya varian Covid-19 baru tersebut benar-benar harus diantisipasi dengan baik. Mengingat nantinya akan terjadi lonjakan dan berpengaruh terhadap sektor parekraf, jika tidak diatasi dan dicegah sebaik mungkin.

 BACA JUGA:Gaet Wisatawan China, Sandiaga Gencarkan Promosi dan Kerja Sama dengan Travel Agent Tiongkok

"Ini harus betul-betul kita antisipasi, agar tidak mengakibatkan lonjakan jumlah kasus baru yang kemungkinan nanti berpotensi memperburuk situasi. Dan berdampak negatif terhadap kepulihan sektor parekraf," terangnya.

Lebih lanjut, ia meminta kepada seluruh sektor yang berkaitan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Khususnya vaksin booster, yang mana sejauh ini terbukti ampuh mencegah penularan dan penyebaran adanya varian Covid-19 tersebut.

 

Sementara itu, berdasarkan data Kemenkes sebelumnya, sebaran kasus varian Omicron XBB sudah hadir di beberapa provinsi antaranya, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Lampung, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya