Bagi Anda yang merupakan orang Sunda, tentunya sering mendengar ungkapan “Ulah kaluar pas maghrib, pamali bisi diculik sandekala,". Artinya; "Jangan keluar pada waktu senja/petang, nanti takut diculik mahkluk sandekala,".
Dalam buku 'Manusia dan Gunung' karya Pepep DW dijelaskan bahwa masyarakat Sunda masih mempercayai larangan itu karena mereka meyakini dalam setiap peralihan waktu, ada ketidakseimbangan yang terjadi di alam.
Karena itulah, Sandekala dipercaya sebagai bentuk dari adanya konsekuensi buruk akibat melanggar pamali atau larangan waktu yang berlaku.
Dari pamali dan mitos yang berkembang di masyarakat, konon sampai saat ini keberadaan sandekala masih banyak diyakini di kalangan budayawan dan masyarakat Sunda. Bahkan sosoknya sampai diangkat menjadi buku dan film, salah satunya ialah film Jailangkung: Sandekala, yang tayang pada 22 September 2022 lalu.
(Rizka Diputra)