Lebih lanjut dikatakan, pandemic fund bukan hanya berguna untuk membantu negara yang tergabung serta negara lain yang membutuhkan. Mengingat setiap negara, punya tantangan yang umumnya adalah masalah terkait dana kesehatan di tengah kondisi wabah.
"Peranan dari pandemi fund ini untuk saling membantu berbagai negara lain yang membutuhkan,” lanjut Menkes Budi.
Salah satu contoh wabah yang menjadi pelajaran yaitu Ebola dan Monkeypox, yang ke depannya bisa saja berkembang menjadi pandemi. Sehingga perlu adanya kolaborasi antar negara untuk saling membantu satu sama lain.
"Uangnya ada, lalu akan diproses dan diberikan kepada negara tergabung dalam pandemic fund dan negara lain yang membutuhkan (untuk menangani pandemi)," tutup Menkes Budi.
Sebagai catatan, negara-negara yang ikut berkontribusi sebagai donor, ialah Australia, Kanada, Komisi Eropa, Perancis, Jerman, China, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Norwegia, Afrika Selatan, Singapura, Inggris, Spanyol, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab. Ditambah tiga filantropi, yaitu The BIll & Melinda Gates Foundation, The Rockefeller Foundation, dan Wellcome Trust.
BACA JUGA:Covid-19 Ngegas Hingga 4900 Kasus, Kemenkes: Indonesia Belum Aman dari Pandemi
BACA JUGA: Varian XBB Sebabkan Kenaikan Kasus, Wisma Atlet Diaktifkan Kembali?
(Rizky Pradita Ananda)