“Walau tidak menutup kemungkinan dan ada yang seperti itu. Cuma ya, memang mulai dibiasakan dari kita yang punya anak. Jadi anak-anak learning by doing juga,” lanjutnya
Menurutnya, hal-hal sederhana yang bisa diajarkan kepada anak dalam kegiatan sosial bisa membuat anak jadi peka menyadari bahwa masih banyak orang-orang yang hidupnya masih kurang beruntung.
“Bantuin misalnya bungkus kado untuk kegiatan Secret Saanta, dari hal-hal kecil seperti itu dan akhirnya melihat, oh banyak juga orang-orang yang tidak seberuntung kita,” seru Angeline.
Melalui komunitas Limitess Love, Angeline menyebut ingin mengajak siapa pun yang ingin bergabung untuk berbuat baik terhadap orang-orang yang kurang beruntung di luar sana.
Sesuai nama dari komunitas tersebut, Angeline mengungkapkan, bahwa Limitess Love didirikan bagi orang-orang yang peduli dengan sesama tanpa ada batasan umur, agama, suku maupun ras.
“Limitess Love itu artinya lebih ke kami ingin memberikan cinta yang tanpa batas. Dalam arti batasan itu batasan agama, suku bangsa, dan gender gitu ya, dan sebagainya. Diawali dengan pertemanan,” tutupnya.
(Rizky Pradita Ananda)