Dokter Nefrologi Anak: Pasien Gangguan Ginjal Akut Harus Dipantau Hingga Usia 18 Tahun

Syifa Fauziah, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 08:15 WIB
Ilustrasi pasien gangguan ginjal akut, (Foto: Freepik)
Share :

MARAKNYA kasus gangguan ginjal akut (GGA) yang banyak menyerang anak-anak, masih terus menimbulkan kecemasan. Tercatat, data menyebutkan saat ini sudah sebanyak 195 pasien meninggal dunia akibat penyakit satu ini.

Meski berat, bukan berarti penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Bahkan pasien gangguan ginjal akut masih mempunya tingkat harapan hidup yang tinggi. Namun yang menjadi catatan, seperti dijelaskan Dokter Konsultan Nefrologi Anak, dr. Henny Adriani, Sp.A(K), orang dengan gangguan ginjal akut kondisi ginjalnya bisa dilihat dalam tiga hal.

Pertama memang organ ginjalnya bisa kembali sempurna, kondisinya hanya 50 persen yang baik, dan yang terparah adalah benar-benar tidak berfungsi.

Sebagai tatalaksana penyembuhannya, tim dokter biasanya terlebih dahulu akan memberikan antidotum (obat penawar) yaitu Fomepizole yang berfungsi untuk menghilangkan racun dalam ginjal. Jika kasusnya sudah terlanjur berat, barulah pasien akan menjalani cuci darah.

"Tapi kalau kasusnya sudah berat, kita lakukan terapi ginjal hingga ginjalnya kembali semula yakni dengan cuci darah dengan mesin atau dengan perut," papar dr. Henny saat gelaran Workshop "Kenali Gagal Ginjal Akut”, belum lama ini.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya