KAPAL milik Angkatan Laut Republik Islam Iran, IRINS Dena berkunjung ke Indonesia. Kapal perang itu berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu 9 November 2022.
Singgahnya kapal perang Iran yang dipimpin Kapten F.Fattah ke Indonesia adalah untuk membawa pesan perdamaian. Awak media di Indonesia diberi kesempatan naik ke kapal tersebut dan berbincang dengan awak kapal.
Berikut fakta-fakta kapal IRINS Dena, yang membawa misi perdamaian.
BACA JUGA:10 Kebiasaan Orang Bali yang Bikin Wisatawan Betah Berkunjung
Asli Produksi Iran
Moein Najafzadeh sebagai personel persenjataan ringan di kapal IRINS Dena mengatakan bahwa kapal tersebut murni dibuat oleh Iran. Usianya pun masih tergolong baru yakni satu tahun.
"Kapal ini sebenarya dibuat semuanya orang Iran, jadi enggak ada dari luar, teknisinya warga negara Iran," kata Moein kepada wartawan.
Kapal IRINS Dena (MPI/Melati)
Memiliki Persenjataan yang Lengkap
Kapal Dena merupakan kendaraan air yang dimiliki oleh Angkatan Laut Iran, sudah pasti persenjataan mereka pun tak main-main. Moein menjelaskan ada dua jenis senjata yang diangkut oleh kapal tersebut.
BACA JUGA:Syarat Tes PCR Dicabut, Yuk Jelajahi 6 Tempat Wisata Ciamik di Taiwan Ini
"Satu jenis persenjataan ringan dan juga persenjataan berat untuk berbagai ancaman dari bawah laut maupun udara" ujar Moein.
Jarak tembak senjata tersebut juga tak bisa diremehkan. Salah satu senjata yang diproduksi oleh industri pertahanan Iran, jarak tembaknya bisa mencapai 16 KM.
Kecepatan Mencapai 50 Kilometer Per Jam
Bicara soal kecepatan, kapal Dena memiliki kecepatan yang bisa mencapai 50 kilometer perjam. Tapi perlu diingat, kecepatan ini tergantung pada kondisi dan juga cuaca.
"Biasanya kecepatan kami di kautan rata rata 18 km - 36 km perjam" ungkap Moein.