Komplikasi saat Gagal Ginjal Akut Misterius, Ini Kata Dokter Anak!

Kevi Laras, Jurnalis
Rabu 02 November 2022 11:15 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

KASUS gagal ginjal akut misterius di Indonesia sudah capai 304 orang tercatat. Namun masih banyak yang belum tahu, soal komplikasi jika anak terkena gagal ginjal akut ini.

Lantas seperti apa komplikasi gagal ginjal akut misterius pada anak? Dokter spesialis anak dr M. Ramdhani Yassien mengungkapkan komplikasi dari gagal ginjal akut misterius, adalah frekuensi air seni anak berkurang, hingga tidak keluar sama sekali.

 

Dalam proses sampai ke tahap komplikasi, anak akan mengalami gejala kurang lebih sampai 24 jam. Gejala yang muncul seperti, sesak nafas, muntah, kehilangan kesadaran pada akhirnya terjadi komplikasi.

"Komplikasi gangguan ginjal akut ini, untuk keracunan Etilen Glikol (EG) ini kita harus tahu gejalanya, seperti lemas, muntah atau kejang, kemudian kehilangan keseimbangan bisa terjadi selama 12- 24 jam alami sesak nafas, gangguan tekanan darah, gangguan jantung sampai gagal ginjal. Jadi bisa alami pengurangan jumlah urin, atau nggak mengeluarkan kencing sama sekali dan alami nyeri pinggang, jadi utamanya (komplikasi) pengurangan jumlah urinnya," jelas dr Ramdhani dalam suatu kesempatan, Rabu (2/11/2022)

Sehubungan dengan ini, Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril mengatakan pihaknya sudah melakukan surveilans, dengan mendatangi rumah-rumah dari pasien ginjal akut misterius. Dengan tujuan investigasi lanjut, untuk mengetahui penyebabnya.

Kemudian, muncullah antidote Fomepizole atau penawar untuk pasien gagal ginjal akut misterius. Penawar tersebut didatangkan dari luar negeri yaitu Singapura, Jepang,dll.

"Khusus kepada pasien yang sudah dirawat, yang saat ini masuk dalam kasus gagal ginjal. Kita sudah mengusahakan obat namanya antidotum atau antidote atau penawar," imbuh Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril beberapa waktu lalu.

(Vivin Lizetha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya