Dalam kesempatan tersebut, Syahril pun menerangkan soal tren kasus gangguan ginjal akut ini. Berdasar data yang sudah didapat Kemenkes, kebanyakan kasus dialami anak laki-laki karena 59 persen kasus dialami oleh laki-laki, sedangkan anak perempuan sebanyak 41 persen.
Melihat perbedaan di antara keduanya tidak terlalu jauh, artinya penyakit gangguan ginjal akut berpeluang sama besarnya menyerang anak laki-laki atau perempuan.
Lebih lanjut, terkait dengan kota tertinggi melaporkan kasus ini, yaitu Jakarta Timur, DKI Jakarta (25 kasus), Jakarta Barat, DKI Jakarta (22 kasus), Jakarta Selatan, DKI Jakarta (15 kasus), Banda Aceh, Aceh (14 kasus), Jakarta Utara, DKI Jakarta (12 kasus).
Lalu, Denpasar, Bali (11 kasus), Kabupaten Tangerang, Banten (8 kasus), Kota Bekasi, Jawa Barat (7 kasus), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (6 kasus), dan Kota Depok, Jawa Barat (6 kasus).
BACA JUGA:61% Pasien Gagal Ginjal Akut Misterius Sudah Stadium 3, Ini Kata Kemenkes!
BACA JUGA:Benarkah Fomepizole Efektif Obati Pasien Gangguan Ginjal Akut? Ini kata Kemenkes!
(Rizky Pradita Ananda)