Karena menjalani proses secara khusus, kaca tempered terbukti memiliki kekuatan lima kali lebih baik dari kaca biasa, tiga kali lebih kuat dari kaca yang mengalami proses pemanasan, memiliki tingkat keamanan yang lebih baik, dapat menahan suhu yang tidak merata dan cenderung tinggi. Bandingkan dengan kaca biasa, yang rentan terhadap kerusakan termal.
Dalam hal penggunaan, kaca tempered juga memiliki rentang pilihan penggunaan yang lebih luas dibanding kaca biasa, mempertimbangkan kualitas dari produk itu sendiri. Kaca tempered bisa diaplikasikan untuk berbagai keperluan, dari partisi kaca, pintu kaca, kanopi kaca, railing kaca untuk area interior. Bahkan kaca tempered juga sering digunakan sebagai fasad gedung perkantoran dan hotel untuk mendapatkan kaca tempered berkualitas. Kamu bisa mengunjungi toko kaca tempered terdekat seperti Vertuglass.
Lalu, apa yang membedakan antara kaca tempered dan kaca biasa?
Secara bahan dasar pembuatan, kaca tempered dan kaca biasa menggunakan material yang sama, seperti pasir silika, bahan daur ulang, soda abu dan batu kapur. Bedanya adalah proses produksi keduanya. Kaca biasa diproduksi dengan melibatkan proses pemanasan. Sementara kaca tempered melewati proses yang lebih kompleks dan panjang, baik proses pemanasan dengan temperatur tinggi, dilanjutkan pendinginan dengan aliran udara dingin dan penggunaan bahan-bahan kimia tambahan.
Karena perbedaan proses pembuatan ini, kaca biasa dan kaca tempered memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal harga. Kaca biasa tentunya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kaca tempered, karena prosesnya yang tidak terlalu rumit.