Ditambah adanya varian baru seperti BA.2.7.5 juga telah hadir di India. Hal ini pun menambah kewaspadaan berbagai negara, salah satunya Indonesia.
“Ujiannya nanti akan kita lihat di awal tahun depan karena beberapa varian baru seperti BA.2.7.5 sudah terjadi di India,” ujar Menkes Budi dalam Sehat Negeriku
Sementara organisasi kesehatan dunia (who) telah melaporkan bahwa bukan hanya di Singapura, tapi sudah diidentifikasi di 26 negara. Data GISAID menunjukkan konsentrasi varian XBB terbesar selama 30 hari terakhir di Singapura, diikuti oleh India, Bangladesh, AS, Australia, dan Denmark.
(Vivin Lizetha)