Ke depan, lanjut Nazirudin, bakal dibangun berbagai fasilitas pendukung lainnya menggunakan dana desa pada 2023 dan bakal dibahas pada musyawarah nagari.
Sementara Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri menambahkan, pihaknya bakal membahas dengan Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga setempat tentang pengembangan lokasi tersebut.
"Saya akan membahas dengan dinas terkait tentang penataan yang bagus, sehingga ada daya tarik bagi pengunjung," kata Irwan Fikri.
Ia menuturkan, lokasi tersebut harus dibangun gapura atau tanda di lokasi jalan masuk bahwa daerah itu ada pohon besar, sehingga pengendara akan mengetahui. Setelah itu, dibuat tanda menuju lokasi pohon besar, jenis kayu, usia dan lainnya.
(Rizka Diputra)