Sedangkan, penerapan secara penuh baik datang maupun pergi, menurut Danny perlu melihat uji coba yang saat ini tetap dilanjutkan.
"Tadi kita sudah sepakati, ketika ini diterapkan dalam beberapa minggu ke depan, masuknya ke tiga gili melalui pintu Bangsal kemudian dilakukan screening barang dan orang dari sisi keimigrasian. Itu untuk kedatangannya. Kalau untuk kepulangannya kita masih kaji. Tapi ke depan bisa full one gate system bahwa Bangsal sebagai pintu masuk dan keluar dari tiga Gili," katanya.
Sementara untuk meminimalisir adanya keluhan selama uji coba. Wakil Bupati Lombok Utara menyatakan pihaknya akan terus melakukan evaluasi selama jalannya transisi tersebut.
Kalaupun terkait adanya keluhan menjadi langkah perbaikan oleh pemerintah daerah. Terutama bagaimana peningkatan dari sisi pelayanan, keselamatan, kenyamanan, dan keamanan.
"Uji coba ini akan berlangsung selama dua minggu ke depan dan selama itu akan terus dilakukan evaluasi dan perbaikan. Selain perbaikan di penerapan kapal cepat, perbaikan dan peningkatan yang sama juga dilakukan kapal-kapal kecil milik masyarakat yang melayani pelayanan ke tiga gili," paparnya.
(Rizka Diputra)