Dengan catatan, RS rujukan gangguan ginjal akut lah yang menjadi prioritas tujuan distribusi di tahap awal ini. Mengingat antidote Fomepizole dipesan terbatas, sehingga harus disesuaikan dengan kebutuhan.
“Terbatas kepada rumah sakit rujukan yang memang disiapkan untuk menangani untuk kasus gagal ginjal akut ini," jelas dr Syahril
Dari keterangan dr. Syahril, setiap satu orang pasien gangguan ginjal akut hanya diberikan 5 kali penyuntikan antidote Fomepizole sesuai aturan pakai.
"Jadi dari aturan pemakaiannya memang sebanyak 5 kali penyuntikan,” sambungnya.
Teranyar, saat ini pasien gangguan ginjal akut yang dirawat di RSCM sudah mendapatkan 3 sampai 4 kali penyuntikan Fomepizole dan menunjukkan perbaikan kondisi yang signifikan.
“Pasien di RSCM, sudah dilakukan 3 kali, dan ada yang 4 empat kali. Hasilnya menunjukkan perbaikan, kita akan stop untuk penggunaan antidote ini. Sebab tidak gunakan secara terus-menerus," jelas dr. Syahril
BACA JUGA:6 Potret Prajurit Cantik TNI AU Nova Akmilia, Senyumnya Bikin Jatuh Hati
BACA JUGA:Varian Covid-19 XBB Tembus 4 Kasus, Jubir Kemenkes: Semua Transmisi Lokal
(Rizky Pradita Ananda)