“Banyak orang tua saat ini khawatir tentang efek video game pada anak-anaknya. Sehingga sangat penting bagi kita untuk lebih memahami dampak positif dan negatif yang kemungkinan anak dapat,” tambahnya.
Hasil pemindaian (scan) yang ada juga memperlihatkan bahwa anak-anak yang hobi bermain video games juga memiliki lebih banyak aktivitas di materi abu-abu otaknya, yakni kumpulan saraf yang penting untuk kecerdasan, indera, dan emosi.
Namun sebagai catatan, tim peneliti juga menegaskan bahwa berbagai jenis video game dapat memberi efek yang berbeda pada otak. Tentunya tetap penting untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain video game.
BACA JUGA:Menkes Gratiskan Obat Fomepizole untuk Pasien Gangguan Ginjal Akut
BACA JUGA:5 Cara Merawat Sepatu Kanvas Kesayangan di Musim Penghujan
(Rizky Pradita Ananda)