Meski target meningkat, Dedi mengakui Provinsi Jabar justru belum mendapatkan alokasi IndoVac. Tak ayal ini membuat pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenkes sebagai pihak pusat, sehubungan dengan distribusi vaksin IndoVac ke Jawa Barat.
"Hari ini memang vaksin itu IndoVac masih kosong, masih menunggu drop dari Kemenkes. Jika ada drop, vaksin itu pasti akan kami gunakan," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Dedi juga menegaskan stok vaksin Covid-19 di Jabar masih aman walau kegiatan gelaran vaksinasi masih terus berlanjut hingga kini.
"Insya Allah aman, bahkan petugas vaksinator juga kita relatif aman. Setiap hari kan cakupan vaksin Jabar paling tinggi walaupun kalau dikali presentas, pasti masih rendah karena jumlah penduduknya juga banyak," tutup Dedi.
BACA JUGA:Gangguan Ginjal Akut Misterius pada Anak, Berkaitan dengan Vaksin Covid-19?
BACA JUGA:Indonesia Punya 2 Vaksin Covid-19 Siap Digunakan, Apa Saja?
(Rizky Pradita Ananda)