Dari data-data di atas, faktor lain seperti menurunnya air tanah menjadi hal yang sering dibahas, dan sebenarnya bisa diatasi dari sekarang. Dengan eksploitasi air tanah yang berlebihan hingga area migas tua pengeringan lahan gambut bisa mengancam suatu wilayah tenggelam.
Untuk itu perlu dilakukan monitoring dan early warning, seperti pembuatan tanggul, pompa, serta mencari alternatif air tanah. Dengan begitu proses tenggelamnya suatu wilayah akan diperlambat.
Melansir laman Metro.uk, akibat peningkatan ketinggian air laut ini bisa berdampak krisis produksi bagi 187 juta orang. Hal itu beralasan, jika saja ketinggian naik dua meter, maka 1,78 juta km persegi dataran di seluruh dunia akan tenggelam.
Pada 2019 lalu para tim ahli melakukan proyeksi pertimbangan pencairan masing-masing lapisan es Greenland, Antartika Barat, dan Antartika Timur, di bawah skenario kenaikan suhu global masa depan yang rendah dan tinggi.
Dari temuan mereka menunjukan ada kemungkinan kenaikan permukaan air laut abad ke-21 lebih dari dua meter. Untuk itu Anda bisa memantau daerah mana saja di Indonesia yang hampir tenggelam melalui website https://coastal.climatecentral.org/map/.
(Rizka Diputra)