Berikut adalah beberapa gejala yang dialami penderita leptospirosis:
-Sakit kepala
-Demam tinggi
-Panas dingin
-Nyeri otot
-Muntah
-Mata dan kulit yang menguning
-Mata memerah
-Sakit perut dan diare
-Muncul ruam pada kulit
Seseorang yang terpapar bakteri ini akan mengalami gejala selama 2 hari hingga 4 minggu. Perlu diketahui jika penyakit leptospirosis dapat terjadi dalam dua fase, yaitu:
-Fase pertama akan menyebabkan demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare. Pada fase ini, pasien dapat sembuh untuk sementara namun bisa kambuh lagi.
-Fase kedua terjadi ketika sakit di fase pertama kambuh lagi. Pasien akan mengalami sakit yang lebih parah, seperti gagal ginjal, gagal hati, atau meningitis.
Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas sebaiknya segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut. Untuk mengetahui penyakit leptospiros dalam tubuh Anda, dokter biasanya akan menanyakan mengenai keluhan dan gejala yang dialami. Setelah itu, pemeriksaan lanjutan seperti tes darah, PCR, MAT, CT Scan, dan lain-lain akan dilakukan.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penyakit leptospirosis disebabkan karena infeksi bakteri leptospira interrogans. Bakteri ini awalnya akan hidup di ginjal hewan tanpa gejala. Dalam beberapa waktu, bakteri tersebut akan keluar bersama urin hewan dan mengkontaminasi tanah atau air.