"Dia mengunjungi lab kami beberapa kali dan dengan setiap spesimen yang dihasilkan dia harus tinggal selama 10 menit atau lebih sampai tubuhnya kembali ke keadaan normal," kata Christopher De Jonge, direktur Program Andrologi di University of Minnesota Medical Center, dikutip dari Newsweek.
Biasanya, penderita akan meresepkan obat alergi untuk menstabilkan kondisi pasien sindrom penyakit pasca-orgasme ini. Rata-rata pasien akan kembali pulih bahkan memiliki kehidupan seks yang normal.
(Vivin Lizetha)