SINGAPURA tengah bersiap menghadapi puncak kasus, puncak gelombang Covid-19 berikutnya dalam waktu dekat.
Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung pada Sabtu 15 Oktober lalu diketahui sudah mengumumkan pada publik bahwa Singapura kemungkinan akan menghadapi gelombang puncak infeksi Covid-19 akibat varian XBB pada pertengahan November 2022.
“Ini kemungkinan akan menjadi gelombang pendek dan tajam,” ujar Menkes Ong, dikutip dari Channel News Asia, Senin (17/10/2022).
Ia menambahkan, diprediksi Singapura kemungkinan akan mengalami rata-rata sekitar 15.000 kasus positif harian. Namun, pada hari-hari tertentu bisa saja cenderung lebih banyak kasus positif yang dilaporkan, bisa mencapai 20.000 atau 25.000 kasus.
Meski demikian, gelombang baru diperkirakan akan sudah bisa mereda pada di pertengahan November.