Mengupas Fakta Burung Enggang, Si Paruh Besar yang Dikeramatkan Suku Dayak

Sri Latifah Nasution, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 18:30 WIB
Burung Enggang yang dikeramatkan Suku Dayak, Kalimantan (Foto: Instagram/@semubi.id)
Share :

Burung yang memiliki nama latin rhinoplax vigil (enggang gading) ini berasal dari keluarga bucerotidae, dan dapat ditemukan di Semenjung Malaya, Sumatera, dan Kalimantan.

Menjadi maskot Provinsi Kalimantan Barat, burung enggang sudah dilindungi oleh undang-undang.

Ada sekitar 62 jenis burung enggang yang tersebar di dunia. Sebanyak 30 jenis terdapat di Afrika, dan 32 jenis lainnya berada di Asia.

Di Indonesia sendiri, burung enggang bisa ditemukan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, kawasan Wallacea, dan Papua.

Burung yang mudah dikenali dari bentuk kepala dan paruhnya yang besar ini memiliki rentang usia sekitar 35 sampai 40 tahun.

Burung enggang biasanya hidup di pohon-pohon tinggi kanopi hutan dan merupakan pemakan buah-buahan. Burung kebanggaan masyarakat Dayak ini bertanggung jawab untuk menyebarkan biji buah yang dimakannya ke seluruh hutan.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Women lainnya