VAKSIN Covid-19 mRNA punya risiko meningkatkan masalah jantung yaitu miokarditis. Tapi tenang, efek samping itu cenderung tidak berbahaya.
Dijelaskan Ahli Epidemiologi Griffith University Australia Dicky Budiman, penderita miokarditis pasca vaksinasi Covid-19 mRNA sembuh kurang dari 7 hari. Meski, dia tak menampik ada korban jiwa terkait masalah jantung akibat vaksin Covid-19 mRNA.
"Miokarditis yang dikaitkan dengan vaksin Covid-19 mRNA itu sembuh dalam 3-4 hari. Angka kesembuhannya 99%," terang Dicky saat diwawancarai MNC Portal, Senin (10/10/2022).
"Nah, yang 1% adalah mereka yang alami miokarditis pasca vaksinasi Covid-19 mRNA dan alami kondisi parah bahkan meninggal dunia. Angkanya sangat kecil sekali," tambahnya.
Miokarditis, kata Dicky, umum terjadi ketika tubuh diserang virus dan karena serangan tersebut, menyebabkan infeksi serius. Nah, infeksi Covid-19 bisa menyebabkan miokarditis.
"Bahkan, kejadian miokarditis akibat infeksi Covid-19 100 kali lipat lebih banyak daripada mereka yang menerima vaksin Covid-19 mRNA," ungkapnya.
Dalam penjelasannya, Dicky menegaskan bahwa bukan hanya Covid-19 yang menjadi penyebab miokarditis, tapi jenis infeksi lain pun bisa. Begitu juga dengan vaksin Covid-19 mRNA, menurut Dicky, bukan hanya vaksin jenis itu yang jadi penyebab miokarditis.
"Vaksin Smallpox juga punya risiko efek samping miokarditis, dan angkanya sekali lagi, sangat kecil," jelasnya.