5 Perilaku Turis yang Sangat Dibenci oleh Penduduk Lokal, Apa Saja

Andini Putri Nurazizah, Jurnalis
Senin 10 Oktober 2022 16:50 WIB
Lima perilaku turis yang dibenci warga lokal (Foto: The Sun)
Share :

PERILAKU wisatawan atau turis kadang membuat jengkel warga lokal akibat kurangnya etika, sopan santun, bahkan ketidaktahuannya akan adat budaya serta norma di tempat yang mereka kunjungi. Sikap seperti itu justru mengundangan kebencian dan rasa tidak hormat.

Akademisi Ismail Shaheer dan Neil Carr menganalisis komentar dari forum online Reddit yang mengeluh tentang “perilaku menyimpang" wisatawan untuk melihat apa saja yang paling mengganggu orang.

Pasangan ini berharap temuan mereka dapat membantu membentuk kebijakan yang akan menciptakan "koeksistensi damai" antara penduduk lokal dan wisatawan di masa depan.

Dari komentar yang dianalisa oleh keduanya, ditemukan ada 13 jenis perilaku kasar turis yang dimasukkan dalam laporan dan kemudian diterbitkan dalam sebuah artikel di International Journal of Tourism Research.

Berikut lima besar perilaku buruk turis yang sangat dibenci penduduk lokal berdasarkan artikel International Journal of Tourism sebagaimana dilansir dari The Sun, Senin (10/10/2022) :

Tidak Menghormati Budaya Setempat

Mendatangi suatu tempat di negara lain sama dengan mengenal budaya baru yang harus selalu siap kita hadapi. Mereka yang tidak siap, cenderung akan mengabaikan dan bertindak tidak sopan dengan segala larangan norma budaya yang ada.

Salah satu contoh saat orang-orang mengunjungi Ground Zero di New York, sebuah tempat tragedi menara kembar disana. Mereka menjadikan tempat itu sebagai tujuan wisata mereka, alih-alih sebagai tempat memberi penghormatan bagi para korban.

Maka dari itu pelajarilah hal-hal apa saja yang tidak boleh Anda lakukan sebelum pergi ketempat yang Anda tuju. Hal ini juga didukung oleh Ismael dan Neil. Mereka merekomendasikan untuk mendidik diri sebelum pergi ke mana pun.

Pengganggu

Wisatawan seperti ini dapat digolongkan sebagai orang yang mengganggu rutinitas warga setempat. Hal ini sebagai efek samping dari “over-tourism”, yaitu sebuah kondisi makin banyaknya masyarakat setempat yang terganggu akibat melonjaknya jumlah wisatawan.

Sebagai contoh juga dari seorang warga London yang kesal karena para wisatawan yang mengunjungi gereja Katedral St Paul, hanya berjalan-jalan dan berfoto selfie selama kebaktian.

Pengklik foto

Mengambil foto saat berlibur menjadi momen yang tidak boleh terlewatkan selama perjalanan. Tapi harus selalu diingat ya, tidak boleh berlebihan dan tetap menjaga norma-norma yang ada di tempat yang kalian tuju. Pastikan juga objek itu aman dan diperbolehkan untuk kalian ambil.

Contoh lainnya saat orang-orang berfoto selfie di Holocaust Memorial di Berlin, tempat pembantaian Nazi yang sangat dilarang keras untuk diambil fotonya. Apalagi jika memotret penduduk setempat tanpa izin, sangat tidak sopan untuk Anda lakukan.

Meludah dan Buang Air Sembarangan

Nah dalam kasus ini jangan dijadikan contoh ya. selain permasalahan sampah yang dibawa wisatawan ke tempat yang mereka tuju, kini para warga setempat juga resah dengan kelakuan wisatawan yang meludah, buang air besar, dan buang air kecil sembarangan.

Tapi memang tidak sepenuh wisatawan salah, artinya perlu ada penambahan toilet umum di sekitar tempat wisata yang ramai pengunjung. Dan untuk yang meludah, kalian bisa lho membawa tisu selama perjalanan.

Dengan begitu masalah meludah dan buang air dapat segera terselesaikan. Apalagi di beberapa tempat di seluruh dunia, memiliki sanksi yang keras bahkan denda karena sembarangan meludah atau buang air.

Pengabaian Keamanan

Jika Anda mengabaikan semua instruksi yang diberikan kepada Anda, maka sama artinya sebagai membahayakan diri Anda sendiri, orang disekitar Anda, bahkan penduduk setempat yang ada disana.

Sebuah contoh kejadian menjelaskan, seorang warga Amerika serikat nekat mendekati seekor bison di Taman Nasional Yellowstone. Lalu ayahnya mencoba untuk memotret anaknya yang sedang menaiki bison tersebut. Imbasnya sang ayah dibawa ke rumah sakit karena tertabrak bison tersebut.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya