Udah Siap ke Synchronize Fest 2022? Cek Dulu Panduannya di Sini

Agustina Wulandari , Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2022 09:18 WIB
Synchronize Fest 2022. (Foto: okezone.com/Synchronize Fest)
Share :

JAKARTA - Hanya dalam kurun waktu kurang dari dua hari perayaan Synchronize Fest akan datang di hadapan kita semua pada tanggal 7, 8, 9 Oktober 2022. Synchronize Fest merupakan festival musik multi-genre tahunan berskala nasional yang mengundang puluhan ribu audience.

Event ini digelar untuk merayakan keberagaman jenis musik hidup di enam panggung selama tiga hari, tiga malam, menikmati suguhan 100-an pertunjukan terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari decade 60’an, ’70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000-an.

Sebagai panduan menikmati Synchronize Fest, berikut deretan panduan kegiatan festival:

Meet & Greet di Toko Demajors

Para pengunjung Synchronize Fest nantinya dapat bercengkrama lebih dekat dan hangat dengan musisi idolanya di toko demajors yang terdapat di area festival. Momen ini akan menjadi spesial bagi siapapun yang ingin langsung berfoto dan mendapatkan tanda tangan dari musisi penampil, diantaranya adalah: Gugun Blues Shelter, .Feast, Efek Rumah Kaca, David Bayu, Fourtwnty, Burgerkill, Sisitipsi, Navicula, Nadin Amizah, dan The Adams

Bioskop Mini Synchronize X Kinosaurus

Synchronize Fest berkolaborasi dengan Kinosaurus yang adalah sebuah kolektif ruang menonton film alternatif di Jakarta. Kolaborasi dari keduanya adalah dengan menyajikan sebuah bioskop mini untuk tempat pemutaran film-film pendek dari sineas yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Nantinya kita akan dapat menyaksikan ragam film pendek dari berbagai genre, mulai dari: drama, komedi, hingga horor yang akan membuat siapapun yang menyaksikan film-film tersebut akan mendapatkan pengalaman rasa yang berbeda-beda

Pasar Musik

Synchronize Fest kembali menghadirkan area Record Market atau Pasar Musik yang akan diisi dengan lapak penjual rilisan fisik. Area ini menjadi sirkuit berkumpulnya para pegiat dan kolektor rilisan fisik.

Tidak hanya menjadi area jual-beli piringan hitam, di area ini juga tersedia turntable bagi para selektor piringan hitam untuk memutarkan lagu-lagu secara bebas di hadapan pengunjung festival. Salah diantaranya para disjoki dan pelapak tersebut, ialah: Andi Twins, Rundiasix, Lala Records, Iqbal Djoha Fever Sound System, Udasjam, Okimsugab, Abadi Records, dan masih banyak lagi lainnya.

Di sisi lain, Synchronize Fest merayakan keberagaman jenis musik hidup di enam panggung selama tiga hari, tiga malam, menikmati suguhan 100-an pertunjukan terkurasi dari artis-artis terfavorit dan terbaik tanah air yang datang dari dekade ’60-an, ’70-an, ’80-an, ’90-an hingga 2000-an.

Total terdapat enam panggung dan ragam kemeriahanan pengalaman menikmati sajian musik yang berbeda-beda selama tiga hari festival.

Green Movement

Sebuah acara yang diselenggarakan secara besar, tentu akan menghadirkan pengunjung yang besar pula. Pergerakan massa pengunjung yang besar memiliki potensi terhadap dampak lingkungan yang tidak hanya timbulan sampah, tetapi juga penggunaan energi, kontribusi terhadap polusi udara (penggunaan kendaran bermotor) serta dampak lingkungan lain yang perlu disikapi dengan serius guna turut menjaga kelestarian kualitas ruang hidup kita bersama.

Atas kesadaran dampak lingkungan ini, Synchronize Fest melanjutkan inisiatif kampanye gerakan peduli sosial dan lingkungannya atas dampak pelaksanaan festival melalui #GreenMovement.

Gerakan ini turut meliputi partisipasi seluruh pihak yang terlibat di acara, mulai dari penyelenggara, pihah sponsorship, pihak vendor, sampai dengan seluruh pengunjung yang hadir di Synchronize Fest. Harapannya, langkah kecil ini dapat berdampak baik dan besar bila dilakukan bersama-sama.

Adapun pilar Green Movement Synchronize Fest, ialah:

1. Internal Change Behaviour

● Mengurangi dengan signifikan penggunaan kemasan sekali pakai untuk makanan dan minuman bagi seluruh tim panitia.

● Mengkampanyekan gerakan pengurangan kemasan plastik sekali pakai kepada seluruh partisipan festival

2. Waste Management

● Menerapkan Less Waste Event.

● Menyediakan wadah sampah terpilah pada festival.

● Membuka ruang kerjasama komunitas yang bisa memanfaatkan barang bekas pakai dari seluruh lini promosi festival seperti umbul-umbul dan baliho menjadi produk dengan nilai tambah.

● Mengolah sampah organik yang dihasilkan dari festival menjadi kompos.

● Membuka Synchronize Recycle Station, dimana pengunjung bisa terlibat aktif dalam mengelola sampahnya selama festival berlangsung.

3. Bring Your Own Tumbler

● Seluruh jajaran tim panitia, penampil, dan pekerja pelaksana diwajibkan membawa tumbler

● Menyediakan water station bagi panitia dan pengunjung

4. Bike to Synchronize Fest

● Mengundang pengunjung festival untuk menggunakan sepeda atau transportasi publik ketika hadir menuju lokasi festival.

● Menyediakan fasilitas lokasi parkir sepeda yang aman, layak dan nyaman bagi pesepeda yang hadir ke festival.

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya