Unik, Inilah 3 Suku Asli Indonesia Bermata Biru bak Orang Eropa

Novie Fauziah, Jurnalis
Jum'at 07 Oktober 2022 10:30 WIB
Anak Suku Buton di Sulawesi Tenggara beramata biru (Foto: Antara)
Share :

UMUMNYA, orang asli Indonesia memiliki warna kulit kuning langsat, sawo matang, mata hitam dan coklat seperti mata kebanyakan orang Asia lainnya. Namun tahukah Anda, kalau beberapa suku di Nusantara ada yang memiliki mata biru lho.

Beberapa suku di Indonesia yang memiliki mata biru ini lantaran terjadi sejumlah faktor, salah satunya adalah adanya kawin silang dengan bangsa lain. Sehingga menghasilkan keturunan yang memiliki ciri-ciri fisik, seperti mata yang berbeda

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 3 suku di Indonesia yang memiliki mata biru.

1. Suku Buton, Sulawesi Tenggara

Masyarakat Suku Buton di Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki warna mata yang tidak biasa, yaitu biru terang dan kulitnya coklat.

Ini dikarenakan adanya kelainan genetik langka yang disebut Waardenburg Syndrome, sehingga membuat penampilan fisik mereka tidak seperti orang Indonesia pada umumnya.

BACA JUGA: Uniknya Tradisi Suku Musou, Wanita Bebas Bercinta dengan Pria Mana Saja Tanpa Nikah

Akan tetapi fakta lainnya menyebutkan, bahwa warga suku Buton yang memiliki mata biru dikarenakan dulunta merupakan hasil perkawinan silang dengan bangsa Portugis pada masa penjajahan.

(Anak Suku Lamno, Aceh, Foto: YouTube/@The Akis)

2. Suku Lamno, Aceh

Selanjutnya adalah Suku Lamno yang memiliki mata biru. Tepatnya di Desa Lamno, kota kecil di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Dahulu, masyarakat di kawasan ini mayoritas memiliki mata berwarna biru, rambutnya pirang, kulit putih, hidung mancung hingga postur tubuhnya tinggi seperti orang Eropa.

Ternyata hal ini dikarenakan, mereka masih memiliki keturunan dan darah dari Portugis sehingga disebut anak cucu bangsa Portugis. Warga Lamno hasil kawin campur antara bangsa Portugis yang datang ke Aceh sekitar tahun 1492-1511 dulu dengan penduduk setempat. Saat itu, banyak orang Portugis yang berdagang di Aceh dan menikahi penduduk asli.

Akan tetapi sayangnya, saat bencana tsunami di Aceh pada 2004 silam, membuat warga keturunan Portugis nyaris punah di Lamno. Oleh karenanya, cukup sulit saat ini menemukan warga bermata biru di Desa Lamno, Kecamatan Jaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya