"DBD, TBC, atau pemeriksaan kadar HB (hemoglobin) pada remaja perempuan penting untuk bisa dideteksi sejak awal,” imbuhnya.
Ia kemudian mencontohkan, betapa Rapid Test HB sangat dibutuhkan untuk mencegah kasus stunting pada anak
“Saat kita tahu berapa kadar HB di tubuh pada remaja perempuan, kita bisa lakukan intervensi lebih cepat jika ditemukan kasus anemia,” terang Sodikin.
Artintya, dengan begitu kelompok perempuan muda ini bisa meminimalisir risiko bayi lahir stunting di kemudian hari,” lanjutnya.
Sederet alasan inilah, yang disebut Sodikin jadi latar belakang kenapa pemerintah melalui Kemenkes sangat mendorong para produsen alkes di dalam negeri, para anak bangsa untuk secepatnya mengembangkan rapid test penyakit-penyakit endemi di Tanah Air.
“Demi masa depan dunia kesehatan yang lebih baik. Masyarakat juga yang nantinya akan merasakan manfaat dari alat tes tersebut," pungkas Sodikin singkat.
(Rizky Pradita Ananda)