SITUASI pandemi Covid-19 di Indonesia dan negara-negara lain, yang menunjukkan adanya tren positif secara signifikan selama beberapa waktu belakangan ini. Semakin memunculkan optimisme, bahwa pandemi memang sudah di depan mata.
Kondisi ini membuat publik bertanya-tanya, apakah vaksin Covid-19 masih diperlukan? Jawabannya, seperti diungkap Prof. dr. Asri C. Adisasmita, Ketua Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), menegaskan vaksinasi tetap menjadi indikator untuk kasus Covid-19.
“Vaksinasi menjadi suatu indikator dari suatu negara untuk Covid-19 ini,” papar Prof. Asri, dalam Talkshow bertajuk ‘Akhir Pandemi Didepan Mata, Kita Harus Bagaimana’, secara daring, Rabu, (5/10/2022).
“Apa sudah siap hidup (berdampingan) dengan si virus ini, kalau vaksinasi di Indonesia cakupannyta sudah lengkap, mendekati 100 persen atau sudah 95 persen, mungkin kalau kita lihat dari penyakit-penyakit yang bisa dikendalikan dengan imunisasi itu cakupannya sudah 95 persen. Jadi bisa diatasi,” lanjutnya.
(Foto: tangkapan layar)
Terkait wacana kemungkinan kebutuhan vaksin Covid-19 bisa menjadi vaksin rutin tahunan layaknya vaksin influenza biasa. Prof Asri mengatakan, untuk hal ini masih terus dikaji oleh para ahli.