MENGENAL uwabami, ular raksasa pemanggil badai yang sangat menyukai sake menarik untuk diulas. Nama uwabami berakar dari bahasa Jepang kuno.
Bagian pertama dari nama, uwa, berarti terampil atau unggul. Secara bertahap ini bergeser ke kata yang terdengar mirip, uha, yang berarti besar atau besar.
Bagian kedua dari nama tersebut berasal dari kata kuno untuk ular, hami. Kata ini berasal dari kata untuk makan, hamu, yang mengacu pada kesukaan ular untuk menggigit dan kemampuannya untuk memakan sesuatu yang tampak jauh lebih besar daripadanya. Jadi uwabami adalah 'pemakan terampil' yang seiring waktu menjadi 'ular raksasa'.
Poin linguistik lain yang menarik adalah bahwa kata 'uwabami' juga memiliki arti bahasa sehari-hari dari 'peminum berat'.
Alasan untuk ini adalah kecintaan uwabami yang besar pada sake dan kemampuannya untuk meminum alkohol jauh lebih banyak daripada yang bisa dilakukan oleh makhluk sebesar yang seharusnya.
Selain itu uwabami, merupakan istilah lebih sering digunakan untuk menggambarkan ular raksasa atau python raksasa dalam legenda Jepang. Dalam kasus lain, istilah ini berarti python atau boa constrictor. Dalam semua kasus, uwabami mengacu pada ular berukuran besar.
Menurut Shosan Chomon Kishu, ular dari berbagai ukuran dianggap sebagai bagian dari spesies naga dalam mitos Jepang.
Uwabami bisa naik ke langit, atau bahkan terbang di udara, dengan atau tanpa sayap. Mereka terkadang menukik ke bawah dan mengejutkan para musafir atau menangkap mangsa dari atas.