Wabah kolera di Syria sejauh ini sudah memakan korban jiwa sebanyak 33 orang. WHO, diungkap Philippe Barboza juga mulai mengkhawatirkan wabah kolera di Afrika dan beberapa bagian Asia, termasuk Pakistan, di mana beberapa daerah banjir.
Meningkatnya kasus disertai dengan kematian akibat kolera, tentunya sangat mengkhawatirkan. Pasalnya WHO saat ini hanya memiliki sedikit stok vaksin kolera, hanya beberapa juta dosis vaksin yang tersedia untuk digunakan sebelum akhir tahun ini karena kekurangan produsen vaksin kolera.
"Jadi sangat jelas, bahwa kita tidak memiliki cukup vaksin untuk menanggapi wabah (kolera) akut dan bahkan lebih sedikit untuk dapat menerapkan kampanye vaksinasi pencegahan yang bisa menjadi cara untuk mengurangi risiko bagi banyak negara," pungkas Philippe.
Sebagai informasi, WHO menjelaskan tidak ada perkiraan keseluruhan jumlah kasus kolera di seluruh dunia karena ada perbedaan dalam sistem pengawasan negara.
BACA JUGA: BPOM Ciduk Produk Vitamin Ilegal dari Toko Online Senilai Rp185,2 Miliar!
BACA JUGA:BPOM Temukan 11 Merek Vitamin C Injeksi Ilegal yang Diklaim Bisa Memutihkan Kulit
(Rizky Pradita Ananda)