Mengenal Panic Crowds, Perasaan yang Timbul Akibat Terjebak di Kerusuhan

Wiwie Heriyani, Jurnalis
Senin 03 Oktober 2022 08:25 WIB
suasana ricuh di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, (Foto: Dok. MPI)
Share :

Respon tubuh seperti ini, adalah respon alamiah manusia yang terjadi dengan cepat dan otomatis untuk memungkinkan diri kita untuk melindungi diri sendiri.

Mengingat tubuh mempunyai mekanisme yang unik untuk melindungi dan menyelamatkan diri, yang berupa fight- flight – freeze response (melawan – melarikan diri – mematung) di saat seseorang menghadapi kondisi yang mengancam keselamatan kita, yang membuat kita takut atau cemas.

“Pada saat seseorang menyadari adanya ancaman, amygdala (bagian otak yang memproses emosi, termasuk rasa takut) mengirimkan signal ke hipotalamus," terang dokter Tirtawati Wijaya, pada sesi tanya jawab di laman Alodokter.

"Signal ke hipotalamus yang kemudian menstimulasi sistem syaraf autonom (SSA),” lanjutnya.

SSA yang terdiri dari sistem syaraf simpatik yang mengendalikan respon fight or flight, dan parasimpatik yang mengendalikan respon freeze. Reaksi seseorang saat menghadapi ancaman tergantung sistem mana yang lebih dominan saat itu.

BACA JUGA:Kenali Efek Gas Air Mata, Zat yang Ditembakkan saat Kericuhan di Kanjuruhan 

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya