SETIAP wilayah tentu saja memiliki ciri khas dan keunikan budayanya masing-masing. Semisal budaya atau etika makan yang ada di Indonesia, belum tentu sama dengan cara bersantap ala orang di Negara lain.
Mengetahui aturan makan dari suatu negara pun menjadi penting, terlebih jika Anda hendak mengunjungi negara tersebut agar tidak mengalami ‘culture shock’.
Berikut 15 aturan makan paling unik bahkan aneh di dunia :
Chili
Makan pakai tangan hal yang lumrah di Indonesia, tapi tidak dengan di Chili. Masyarakat negara di Amerika Selatan itu menganggap makan pakai tangan tidak sopan dan ceroboh.
Jadi kalau makan di Chili, Anda wajib pakai sendok, garpu, bahkan pisau. Perilaku makan seperti ini dinilai lebih sehat, rapih dan menghormati makanan.
Kanada
Etika makan di Kanada cukup unik. Di sana sehabiskan makan diharuskan buang angin alias kentut. Warga Kanada mengartikan buang angin setelah makan merupakan cara mereka mengapresiasi makanan dan bersyukur akan nikmat tersebut.
Jepang
Makan mengeluarkan suara bisa saja dianggap tak sopan di Indonesia, tapi di Jepang perilaku ini malah jadi budaya. Maka tak heran Anda bisa mudah menemukan orang makan ramen di Jepang dengan lahap sampai mengeluarkan suara “sluppr”.
Di Jepang menyeruput makanan hingga mengeluarkan bunyi yang keras dianggap sebagai hal baik karena menikmati makanan yang telah dihidangkan.
Warga Jepang juga terbiasa makan dengan sumpit. Tapi, posisi sumpit harus vertikal di samping makanan. Kalau posisinya horizontal maka dianggap tak sopan.
Jangan pernah Anda menggosokan kedua sumpit secara bersamaan walaupun tujuannya untuk menghilangkan serpihan pada sumpit kayu, hal tersebut dapat membuat pemilik restoran geram karena dianggap bahwa “sumpir ini murahan”.
Korea Selatan
Budaya di Korea Selatan, mendahului orang tua dianggap tak sopan. Begitu juga saat makan. Anda harus menunggu orang yang lebih tua memulainya dulu, baru Anda boleh makan.
Makan di Korea wajib pakai sendok dan sumpit, tapi Anda harus menghindari memakainya dalam waktu bersamaan karena dianggap tidak sopan.
Selesai makan, taruhlah sendok atau sumpit di samping piring. Jangan Anda menaruhnya di atas makanan karena dianggap bisa bawa sial.
Italia
Jika Anda memesan pizza atau makanan lainnya yang menggunakan keju, jangan pernah Anda meminta tambah ekstra keju kepada pelayan dan koki restoran, karena dianggap tidak sopan dan menyinggung mereka.
Afghanistan
Warga Afghanistan sangat mengharamkan buang-buang makanan begitu saja. Jadi makanan yang jatuh ke tanah pun wajib diambil lagi. Uniknya, makanan itu harus dicium dulu dan ditempelkan ke kening sebagai bentuk penghormatan, sebelum dimakan lagi atau diletakkan di tempat lebih layak.
India
Seperti halnya di Indonesia, masyarakat India juga lebih suka makan pakai tangan. Bahkan pengolahan makanan sering menggunakan tangan begitu saja yang bagi orang luar tekesannya jorok, namun di India itu jadi hal biasa.
Kazakhstan
Jika Anda berkunjung ke Kazakhstan, maka jangan kaget melihat penyajian teh hanya setengah cangkir saja. Hal itu menandakan bahwa mereka akan melayani Anda dengan senang hati dan diterima dengan baik.
Jika teh Anda habis jangan pernah sekali-kali menuangkannya sendiri ke cangkir. Ini dianggap tak sopan dan akan menyinggung tuan rumah. Jadi mintalah tuan rumah atau pelayan yang menuangkan.
Taiwan
Jika di Kanada habis makan harus kentut, maka di Taiwan setelah makan diharuskan bersendawa sebagai rasa sanjungan bagi orang yang memasak makanannya.
Bersendawa diartikan sebagai rasa menyukai makanan yang telah disajikan. Dengan begitu akan membuat chef merasa bangga karena membuat orang lain menyukai hidangan yang disajikan. Tetapi beberapa masyarakat negara lainnya mengartikan bersendawa merupakan hal yang tidak sopan.
Thailand
Etika makan di Thailand kalau pakai garpu adalah jangan sampai garpunya masuk ke mulut karena dianggap tak baik. Penggunaan garpu hanya boleh digunakan untuk mendorong atau menahan makanan saat sedang dipotong menggunakan pisau atau sendok.
Meksiko
Saat Anda berkunjung ke Meksiko dan mencicipi Taco, maka Anda harus memasaknya tanpa menggunakan alat seperti garpu, dan pisau.
Jika Anda tetap bersikeras menggunakan alat makan, Anda akan melihat tatapan masyarakat Meksiko yang menilai Anda tidak sopan akan hal tersebut.
Portugal
Jika di Italia kita tidak dapat meminta tambahan keju, maka di Portugal ini kita tidak boleh meminta garam atau merica kepada pelayanan karena dianggap menghina chef atas masakan yang disajikan terasa hambar. Jika Anda memang mendapati masakan yang hambar maka Anda nikmati saja, sebagai rasa saling menghargai budaya disana.
Singapura
Di Singapura ini memiliki etika makan yang jika kamu melanggar maka kamu akan mendapatkan sanksi hukum dan ada kemungkinan dipenjara.
Sejak tahun 1992 pemerintah melarang mengunyah permen karet di tempat umum hal tersebut akan dianggap sebagai perilaku yang buruk dan melanggar hukum. Pemerintah singapura memberlakukan peraturan tersebut agar kebersihan fasilitas umum dan publik dapat terjaga kebersihannya.
Ethiopia
Jika kalian suka makan dengan suasana kebersamaan Anda dapat mengunjungi Ethiopia. Di Ethiopia, makanan hanya disajikan dalam satu piring besar di tengah meja makan. Jadi Anda akan disajikan dan menyantap segala makanan dalam satu piring besar bersamaan.
Penduduk Ethiopia melakukan hal ini agar menghindari hal yang boros. Jika Anda menikmati jamuan disana alangkah baiknya ambil makanan terdekat dari posisi Anda agar terlihat lebih sopan dan menghargai.
Perancis
Saat makan di Perancis, sebaiknya Anda meletakkan kedua tanganmu di atas kedua meja, hal ini untuk menghindari dugaan Anda membawa senjata tajam atau benda aneh lainnya. Jadi Anda perlu mengingat untuk tidak menurunkan atau meletakkan tanganmu di paha, sebagai rasa saling menghargai budaya di sana.
(Salman Mardira)