"Nah, mendung tersebut artinya tenang, teduh, atau menyejukkan. Jadi Mega Mendung itu diartikan sesuatu yang berwibawa sekaligus menyejukkan," papar Sally.
"Mendung itu juga bisa diartikan sebagai kondisi menahan panas atau dapat dikonotasikan ke amarah atau emosi negatif. Jadi, yang belum punya batik motif Mega Mendung, wajib punya, ya," tambahnya.
Dalam paparannya, Sally juga menjelaskan asal usul motif Mega Mendung. Katanya, motif itu terinspirasi dari rasa cinta Sunan Gunung Djati yang ingin memberikan hadiah pernikahan untuk istrinya Ong Tien Nio.
Ong Tien Nio sendiri adalah putri kaisar China. Setelah menikah dengan Sunan Gunung Djati, Ong Tien Nio ikut agama sang suami dan bersama-sama menyebarkan ajaran Islam. Di momen itu, dia mencari motif batik yang mengandung unsur China dan didapatlah gambar awan.
"Dari apa yang ada di lukisan ataupun guci asal China, banyak memperlihatkan gambar awan. Nah, dari sana kemudian Sunan Gunung Djati meminta pengrajin untuk membuat motif awan untuk hadiah istrinya dan dari sana juga akhirnya tercipta motif Mega Mendung," tutur Sally.
(Martin Bagya Kertiyasa)