Studi: Kesepian dan Tidak Bahagia Lebih Berbahaya daripada Merokok

Astri Lawrensia, Jurnalis
Jum'at 30 September 2022 07:00 WIB
Ilustrasi kesepian, (Foto: Freepik)
Share :

“Tubuh dan jiwa Anda terhubung, ini adalah pesan utama kami,” tambah Fedor Galkin, salah satu penulis studi dan ilmuwan utama di Hong Kong Deep Longevity.

Peneliti juga menambahkan bahwa ada faktor lain yang tidak terlepas dalam peningkatan jam penuaan, misalnya seperti umur biologis laki - laki lima bulan lebih banyak dibandingkan wanita, tinggal di daerah pedesaan dengan ketersediaan layanan medis yang minim, hingga tidak menikah. Semua faktor ini, selama ini telah lama dianggap sebagai faktor kematian dini.

Namun, sebagai tambahan informasi karena penelitian ini hanya mengamati orang dewasa paruh baya hingga lanjut usia, masih belum jelas apakah hasil yang sama akan mempengaruhi kelompok usia yang lebih muda juga atau tidak.

 BACA JUGA:Studi: Bumil yang Sering Cemas, Bisa Tingkatkan Risiko Kelahiran Prematur

BACA JUGA:Studi: Pria dengan Mr P Besar Dianggap Lebih Menarik, Setuju?

(Rizky Pradita Ananda)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya