RAMAI di media sosial es teh kekinian yang dikelola Nagita Slavina dinilai tinggi gula. Hal ini mengacu pada unggahan Instastory produk yang memperlihatkan takaran gula dalam minuman berukuran kecil saja sebanyak 31 gram.
Gegara hal itu, banyak netizen yang akhirnya tersadarkan bahwa minuman kekinian saat ini mungkin saja tinggi gula. Menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa orang-orang bisa kecanduan minuman manis?
Profesor Zubairi Djoerban, Ahli Kesehatan, menjelaskan penyebabnya. Menurut dia, terkadang seseorang mengalami hal yang bikin nagih itu tidak lain karena kebiasaan mereka sendiri.
"Ketika ngambek dikasih permen. Minum es teh manis saat panas-panas. Merayakan usia baru dengan kue ulang tahun, yang kalau semuanya dikonsumsi berlebihan, ya, akan berbahaya," terangnya, dikutip MNC Portal dari akun Twitter resminya, Senin (26/9/2022).
Penyebab lain dari seseorang bisa kecanduan makanan atau minuman manis adalah kurang tidur dan stres berkepanjangan. "Kondisi ini bikin tubuh mengeluarkan hormon kortisol yaitu hormon yang bertugas meningkatkan keinginan kita untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis," tambah Prof Beri, sapaan akrabnya.
Ia melanjutkan, seseorang bisa adiktif terhadap gula karena makan gula itu melepaskan dopamin dalam tubuh, sehingga seseorang bakal merasakan 'kesenangan' yang membuat dia ingin mengulanginya lagi dan lagi. "Dan frekuensinya akan semakin meningkat. Sudah banyak studi membahas hal ini," katanya.
Dikatakan Prof Beri, ada satu studi yang melihat bahwa seseorang yang tidak mengonsumsi gula sama sekali selama 2 minggu, ternyata bisa mengontrol keinginannya untuk mengonsumsi gula.
"Cara kedua adalah melakukan puasa. Bagi yang Muslim, bisa puasa Senin Kamis," saran Prof Beri.
Selanjutnya, membiasakan memuaskan hasrat gula dengan lebih sehat. Disarankan Prof Beri untuk beralih ke wortel, labu, kelapa, pisang, anggur, atau kurma untuk mendapatkan asupan gula.
"Lalu lakukan olahraga yang melepas endorfin, sehingga Anda merasa baik dan itu bisa membantu Anda mengurangi keinginan untuk mengonsumsi gula," tambahnya.
(Vivin Lizetha)