Menurut Prof Beri, kebiasaan itu akan menyebabkan kadar gula darah meningkat. Kadar gula darah yang tinggi ini akan diubah oleh tubuh menjadi lemak, sehingga dapat menyebabkan obesitas.
"Dari kondisi obesitas tersebut, risiko terkena kanker, gangguan jantung, dan otak akan lebih besar," ungkapnya.
Meski begitu, gula tetap bermanfaat untuk tubuh. Namun harus dijaga konsumsinya. "Gula tetap bermanfaat, salah satu fungsinya dalam metabolisme tubuh adalah menyediakan energi untuk menggerakkan aktivitas kita. Tapi, upayakan mengonsumsi gula alami seperti buah dan jangan lengah terhadap gula tambahan," jelas Prof Beri.
(Vivin Lizetha)