"Pada beberapa kasus, menelan benda asing membuat seseorang tenang," ungkap direktur Program Stress Trauma and Resilience (STAR) dari The Ohio State University Wexner Medical Center, Amerika Serikat, itu.
Karena ada sensasi tenang setelah melakukan tindakan abnormal tersebut, banyak teori beranggapan bahwa mereka yang mengalami Pica punya kecemasan yang tinggi dan terkadang menderita depresi.
Terapi yang banyak direkomendasikan adalah pertama menguji defisiensi mineral atau nutrisi seperti zat besi atau seng dalam tubuh penderita. Pada banyak kasus, penderita Pica punya nilai zat besi atau seng yang rendah.
Karena itu, terapi peningkatan zat besi atau seng dipercaya dapat membantu mengurangi bahkan menyelesaikan masalah Pica ini.
Di sisi lain, kalau benda asing tersebut tersangkut di dalam tubuh, dokter bedah akan melakukan laparotomi atau membuat sayatan kecil di dinding perut untuk mengakses rongga perut, tempat benda asing tersangkut.
(Vivin Lizetha)