Ingin Lihat Perairan Bersinar di Malam Hari? Yuk Catat 8 Lokasinya

Sri Latifah Nasution, Jurnalis
Selasa 20 September 2022 05:04 WIB
Ilustrasi Pantai (freepik)
Share :

BAGI traveler yang ingin melihat perairan bersinar di malam hari, setidaknya ada delapan lokasi yang bisa dijelajahi loh.

Ada beberapa pantai di berbagai belahan dunia yang bisa mengeluarkan sinar saat malam hari.

Melansir dari Treehugger, fenomena seperti itu disebut bioluminesensi.

Pendar pada air tersebut sering disebabkan oleh ganggang tersuspensi di dalam air yang memancarkan cahaya setiap kali didorong naik oleh gelombang yang masuk dan keluar atau oleh gerakan perahu, ikan, atau bahkan jari yang bergerak di dalam air.

Terkadang cahaya tersebut dibuat oleh kunang-kunang dan krustasea ostracoda.

Berikut delapan tempat di seluruh dunia di mana Anda dapat melihat air yang bersinar.

The Blue Grotto, Malta

Tempat ini hanya bisa dicapai dengan perahu berlisensi khusus. Blue Grotto of Malta disebut sebagai salah satu pemandangan paling spektakuler di dunia. Gua-gua laut samudera di pantai selatan ini dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi yang terus-menerus dihantam ombak, menghasilkan cahaya berpendar.

Blue Grotto sebenarnya adalah salah satu dari enam gua, yang semuanya merupakan tujuan wisata populer.

Jarvis Bay, Australia

Di luar pantai berpasir putih dan air sebening kristal, Jervis Bay, di pantai selatan New South Wales memiliki presentasi bioluminesensi yang cerah dan indah.

Spesies dinoflagellata, Noctiluca scintillans, organisme pasang berwarna merah yang tersebar luas, membuat laut berkilau di Jervis Bay.

Tampilan yang paling bersinar biasanya terjadi antara Mei dan Agustus, terutama terkonsentrasi pada malam hari setelah hujan.

 

Mosquito Bay, Puerto Rico

Salah satu dari tiga teluk bioluminesensi di Puerto Rico, cahaya alga di Mosquito Bay menjadi yang paling baik jika diamati dari airnya. Terkenal karena iluminasinya yang luar biasa berkilau, teluk tersebut sudah diakui oleh Guinness World Records sebagai teluk bioluminesensi paling bersinar pada tahun 2006.

Cahaya biru yang muncul pada teluk ini disebabkan oleh dinoflagellata Pyrodinium bahamense. Ganggang berbahaya ini menghasilkan saksitoksin yang dapat menyebabkan keracunan kerang paralitik, yang sangat beracun bagi manusia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya