MELIHAT ke langit yang dihiasi dengan gemerlap bintang-bintang memang memukau mata. Namun, tidak semua wilayah bisa menyaksikan hiasan di langit setiap malam. Ini dikarenakan faktor cahaya yang datang dari lampu-lampu di bumi sehingga pancaran bintang yang jaraknya sangat jauh menjadi kurang jelas terlihat.
Selain itu, faktor polusi dan kabut di suatu wilayah juga berpengaruh terhadap terlihat atau tidaknya gugusan bintang di langit.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan keindahan langit, berikut tempat terbaik di dunia untuk melihat bintang, sebagaimana dilansir dari National Geographic :
Monumen Nasional Natural Bridges, Amerika Serikat
Menjadi taman langit gelap internasional pertama di dunia, Natural Bridges terletak di tempat yang bebas dari polusi cahaya. Di taman ini benda langit dapat dilihat dengan mata telanjang.
Untuk menuju ke monumen yang terletak di Utah ini, pengunjung bisa berkendara atau mendaki melalui aliran sungai yang memotong tebing yang menjadi rumah bagi coyote atau anjing hutan, singa, dan tumbuhan gurun.
Cagar Biosfer Rhoen, Jerman
Cagar biosfer yang didirikan oleh UNESCO ini dikenal sebagai ‘tanah dengan cakrawala tak berujung’. Langit berbintangnya memiliki status Tingkat Perak dari International Dark-Sky Association (IDA) , dengan pemandangan kristal dari Bima Sakti dan galaksi Andromeda.
Untuk malam yang paling gelap, Anda bisa pergi ke pusat cagar alam, di mana hampir 200.000 penduduknya menggunakan pencahayaan luar ruangan. Anda juga bisa berjalan-jalan malam sambil mengamati bintang yang dipandu oleh Rhon Star Park, sebuah organisasi nirlaba.
Cagar Alam Aoraki Mackenzie International Dark Sky, New Zealand
Cekungan Mackenzie di Cagar Alam Aoraki Mackenzie adalah tempat terbaik untuk mengamati bintang di New Zealand. Anda bisa ikut tur mengamati bintang di Mount John University Observatory atau di Sir Edmund Hillary Alpine Centre and Planetarium. Anda bisa melihat Galaksi Bima Sakti, Southern Cross, Alpha Centauri, dan Sirius.
Cagar alam ini melindungi warisan langit gelap dan menghormati penduduk asli Maori yang masih mengandalkan navigasi bintang dan cerita rakyat.
Taman Cherry Springs State, Amerika Serikat
Taman yang terletak di Pennsylvania ini terkenal karena dua kelompok bintang tahunannya, yang menarik pengunjung dan ahli astronomi dari berbagai negara. Di sini, hujan meteor Perseids akan berjatuhan setiap bulan Agustus.
Pic du Midi, Perancis
Di Pic du Midi, para ilmuwan NASA mempelajari pemandangan bulan sebagai persiapan pendaratan Apollo. Anda bisa naik kereta gantung ke observatorium puncak gunung. Untuk Anda yang ingin bermalam, tersedia paket penginapan yang sudah mencakup makan, tur teleskop, melihat bintang dengan astronom, serta bermain ski.
Sedona, Amerika Serikat
Lanskap batu merah di kota gurun Sedona, Arizona, mendapatkan label Dark Sky Community dari IDA, karena polusi cahaya yang begitu minim. Anda bisa melihat pemandangan langit yang berjarak 35 juta tahun cahaya, melalui teleskop Whirlpool Galaxy atau Messier 51a.
Mont-Megantic, Kanada
Parc National du Mont Megantic, merupakan cagar alam langit gelap pertama di dunia yang memberi akses publik ke observatorium ASTROlab. Pengunjung juga bisa berkemah di taman, mendaki gunung Mont St. Joseph dan Mont Megantic, dan juga bermain ski.
Zselic National Protection Landscape Are, Hungaria
Taman Zselic Starry Sky memiliki langit gelap yang hampir tidak pernah berubah, menawarkan pemandangan Galaksi Triangulum yang bisa dilihat dengan mata telanjang.
Taman ini juga memiliki program astronomi bagi para pengunjung yang mencakup film full-dome di planetarium, koleksi meteorit, pengamatan teleskopik pada siang dan malam, serta pemandu tur malam.
Demikian rekomendasi tempat terbaik di dunia untuk melihat gugusan bintang. (sal)
(Salman Mardira)