DOKTER Spesialis Paru sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Erlina Burhan mengatakan, keputusan untuk melepas masker tergantung situasi dan masyarakat.
Apalagi sampai saat ini cakupan vaksinasi booster di Indonesia masih rendah yaitu 26%.
Ia menilai, Covid-19 tidak bisa dipastikan, sehingga perlu belajar dari masa lalu. Selain itu masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) sebab pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Ingat, Covid-19 itu unpredictable, situasinya dinamis, dulu tahun lalu kita merasa sudah turun kasus harian 300. Tiba-tiba muncul Omicron, bahkan puncak di Februari sampai 60 ribu," ujar Dr. dr. Erlina Burhan, MSc., Sp.P.(K), Dokter Spesialis Pulmonologi dan Pengobatan Pernafasan, sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Webinar Vaksinasi Booster di Gedung Astrazeneca, Kamis (15/9/2022).
BACA JUGA:WHO: Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Dunia Saat Ini Ada di Titik Terendah
Kondisi saat ini, menurutnya sedang menuju ke fase endemi. Sehingga dia meminta agar masyarakat jangan lupa akan pentingnya memakai masker dan vaksin booster.