SEBUAH video viral beredar memperlihatkan seorang mahasiswa bernama Rina tengah berjoget Tiktok. Uniknya, perempuan itu bertubuh mungil layaknya anak SD sehingga membuatnya tampak menggemaskan saat menari.
Tak hanya tubuhnya yang mungil, wajah Rina juga masih terlihat seperti anak kecil berusia 4 tahun.
Dikutip dari healthline (14/9/2022), kondisi yang dialami oleh Rina dalam istilah medis disebut dwarfisme. Yaitu kondisi medis yang membuat seseorang dewasa jauh lebih pendek daripada teman seusianya yang memiliki tinggi rata-rata.
Misalnya, untuk perempuan Asia dewasa rata-rata memiliki tinggi tubuh 150 sentimeter. Mereka yang mengalami dwarfisme tidak dapat mencapai tinggi rata-rata tersebut. Gangguan dwarfisme juga kerap disebut sebagai kerdil.
Penyebab terjadinya dwarfisme besar kemungkinan karena masalah keturunan. Dikutip dari Healthline, 4 dari 5 anak yang mengalami dwarfisme, juga memiliki orang tua dengan gangguan yang sama.
Selain itu, rendahnya kadar tiroid dalam tubuh seseorang juga dapat membuat pertumbuhan menjadi terhambat. Oleh karena itu, kesehatan tiroid bayi baru lahir harus rutin diperiksa untuk menghindari gangguan dwarfisme.
Ada beberapa jenis dwarfisme dikutip dari healtline, Rabu (14/9/2022).
Dwarfisme proposional
Kondisi ini terjadi ketika bentuk kepala, badan, dan anggota tubuh lain, berukuran normal satu sama lain. Jenis dwarfisme ini biasanya terjadi akibat kekurangan hormon. Jika terdeteksi dini, dapat diobati dengan suntikan hormon saat anak masih dalam masa pertumbuhan.
Dwafisme tidak proporsional
Jenis gangguan dwarfisme ini paling sering terjadi. Seperti namanya, akan terjadi ketidak sesuaian ukuran dalam bentuk tubuh. Seperti kaki dan lengan yang lebih pendek dari ukuran rata-rata. Atau yang umum terjadi yaitu kepala penderita dwarfisme sedikit lebih besar dibandingkan orang yang tidak menderita gangguan tersebut.
(Vivin Lizetha)